APA
ITU FISIOTERAPI?
Menurut
Departemen Kesehatan Indonesia Fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan
yang ditujukan untuk individu dan atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara,
dan memulihkan gerakan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan
modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak serta komunikasi. Fisioterapi bisa
juga diartikan sebagai metode kesehatan untuk mengobati penyakit atau gangguan
kesehatan dengan menggunakan khasiat tenaga alam seperti: air, panas, dingin,
listrik, sinar, suara, dan beberapa latihan gerak badan. Secara global dapat
juga didefinisikan sebagai profesi kesehatan yang memberikan penilaian dan
perawatan bagi individu maupun kelompok untuk mengembangkan, memulihkan gerak
fungsi tubuh. Hal ini termasuk memberikan pengobatan dalam keadaan di mana
fungsi gerakan tubuh yang terancam oleh penuaan, cedera, penyakit ataupun
faktor lingkungan.
Fisioterapi
atau Terapi fisik (atau dalam bahasa inggris physiotherapy atau physical
theraphy) ini berkaitan dengan mengidentifikasi dan memaksimalkan kualitas
hidup dan potensi gerakan dalam lingkup pencegahan, pengobatan atau intervensi,
habilitasi dan rehabilitasi. Meliputi segi fisik, psikologis, emosional, dan
kesejahteraan sosial yang secara langsung melibatkan interaksi antara seorang
terapis atau fisioterapis, pasien / klien, keluarga, para profesional
kesehatan, dan juga masyarakat dalam proses di mana melakukan proses
mengevaluasi gerakan yang potensial dan telah disepakati secara objektif,
menggunakan pengetahuan dan keterampilan khusus untuk melakukan terapi tersebut
yang secara langsung dilakukan oleh seorang ahli terapi fisik (PT) atau asisten
terapi (PTA).
Fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan
professional yang menangani permasalahan gangguan fisik dan fungsi gerak tubuh
melalui berbagai terapi fisik. Fisioterapi akan membantu meredakan
rasa sakit seperti; cedera olah raga, arthritis, sakit pada leher
dan punggung dan berbagai nyeri otot lainnya, dan secara perlahan membantu anda
untuk dapat beraktifitas kembali secara normal.