Sabtu, 20 September 2014


APA ITU FISIOTERAPI?
Menurut Departemen Kesehatan Indonesia Fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk individu dan atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerakan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak serta komunikasi. Fisioterapi bisa juga diartikan sebagai metode kesehatan untuk mengobati penyakit atau gangguan kesehatan dengan menggunakan khasiat tenaga alam seperti: air, panas, dingin, listrik, sinar, suara, dan beberapa latihan gerak badan. Secara global dapat juga didefinisikan sebagai profesi kesehatan yang memberikan penilaian dan perawatan bagi individu maupun kelompok untuk mengembangkan, memulihkan gerak fungsi tubuh. Hal ini termasuk memberikan pengobatan dalam keadaan di mana fungsi gerakan tubuh yang terancam oleh penuaan, cedera, penyakit ataupun faktor lingkungan.
Fisioterapi atau Terapi fisik (atau dalam bahasa inggris physiotherapy atau physical theraphy) ini berkaitan dengan mengidentifikasi dan memaksimalkan kualitas hidup dan potensi gerakan dalam lingkup pencegahan, pengobatan atau intervensi, habilitasi dan rehabilitasi. Meliputi segi fisik, psikologis, emosional, dan kesejahteraan sosial yang secara langsung melibatkan interaksi antara seorang terapis atau fisioterapis, pasien / klien, keluarga, para profesional kesehatan, dan juga masyarakat dalam proses di mana melakukan proses mengevaluasi gerakan yang potensial dan telah disepakati secara objektif, menggunakan pengetahuan dan keterampilan khusus untuk melakukan terapi tersebut yang secara langsung dilakukan oleh seorang ahli terapi fisik (PT) atau asisten terapi (PTA).
Fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan professional yang menangani permasalahan gangguan fisik dan fungsi gerak tubuh melalui berbagai terapi fisik. Fisioterapi akan membantu meredakan rasa sakit seperti; cedera olah raga, arthritis, sakit pada leher dan punggung dan berbagai nyeri otot lainnya, dan secara perlahan membantu anda untuk dapat beraktifitas kembali secara normal.